I'm Ok,,, ^ ^



maafkan kali ini aku harus tutupi
ku rasa kau tak perlu tahu bahwa ku sedih
ku hanya bisa tersenyum diam tanpa kata

saat ku bilang i’am ok dalam hatiku menangis
ku hanya ingin kamu yang ada di sisi
saat ku bilang i’am ok sejujurnya ku hancur
tapi maaf ku tak mampu tuk jujur padamu

biarlah sedih ini kuletakkan di benakku
pabila kau bahagia aku juga bahagia
ku hanya bisa tersenyum diam tanpa kata

saat ku bilang i’am ok dalam hatiku menangis
ku hanya ingin kamu yang ada di sisi
saat ku bilang i’am ok sejujurnya ku hancur
tapi maaf ku tak mampu tuk jujur padamu

dan bila ku harus mengakhiri semua ini
sejujurnya aku tak pernah rela

saat ku bilang i’am ok dalam hatiku menangis
ku hanya ingin kamu yang ada di sisi
saat ku bilang i’am ok sejujurnya ku hancur
tapi maaf ku tak mampu tuk jujur padamu

sejujurnya ku hancur
tetapi maaf ku tak mampu
bukannya aku tak mau
tapi maaf ku tak mampu tuk jujur padamu


Category: 0 komentar

Bunga Terakhir #BebiRomeo #JustSinging


Kaulah yang pertama menjadi cinta 
Tinggalah kenangan 
Berakhir lewat bunga 
Seluruh cintaku untuknya.

Reff : 
Bunga terakhir...
Kupersembahkan kepada yang terindah 
Sebagai satu tanda cinta untuknya
Bunga terakhir... 

Menjadi satu kenangan yang tersimpan 
Takkan pernah hilang 'tuk selamanya
 
Oh... Ho...

 
Betapa cinta ini sungguh berart
i 
Tetaplah terjaga 
Selamat tinggal kasih 
Ku telah pergi selamanya...
 
Back to Reff 

Back to *, Reff  

Category: 0 komentar

Ketika Bandung hujan lagi



Bandung hujan lagi,,
Naima berada dikerumunan orang yang tengah lari mencari teduh..
Naima hanya menatap ke satu arah,
Ke satu orang yg mungkin tak lagi bisa ia lihat,,
Meski kini kegelisahan naima memuncak namun tak ada yang tahu rasa itu yg kian menjadi bahkan ketika dia berada di sampingnya, 
Berada di tengah hujan yang sama..

Banyak kesempatan untuk mengatakan ungkapan hati,,
Tapi semua kata tersapu seketika naima melihat matanya,
Namun naima mengakui,, kekasih hatinya lebih baik tanpa naima..
Dia lebih bahagia sejak naima lepas dari pelukkannya.

Andai saat ini kekasih hatinya itu mengajak naima berlari,
Naima akan berlari dari keadaan dan bersamanya utk seumur hidup,,
Namun itu tak kan mumgkin terjadi,,

Perjalanan terakhir ini begitu menguras hati naima,
Mencoba tersenyum dan ikut tertawa membuat mood naima yang sangat lincah biasanya jadi ingin sendiri,,
Mencoba memframe wajahnya dalam2,
Melihat tawa nya,, lesung pipinya,,
Merdu suaranya bahkan aroma tubuhnya..
Dan akhirnya naima menyerah...

Mencoba bertahan dan mengumpulkan kekuatan utk berwudhu n bersujud memohon pdNya..
"Aku ikhlas,, ikhlas karena bahagia lelakiku meski bukan milikku lagi,,

Aku bersyukur karena melepasmu, aku melihat hidupmu tak terkekang lagi,,

Dear you, my dear,,
Aku mencintaimu dengan segenap rasaku,,
Tak memilikimu mungkin bagian gelapku yang tak bisa terlupakan,, "


Bandung masih dengan hujannya,,
Kami melangkahkan kaki bersama,
Irama berubah makin tak mampu terkendali saat di bandara kala itu,
bandara sore itu membuat airmata naima tumpah,,
Rasany ingin menarik kekasih hatinya berlari,,
Namun sang kekasih hati hanya tersenyum ikhlas..

Naima menatap mata sang lelaki impian,
Penuh keikhlasan tak sepertinya yang penuh kehancuran,,
"Ini sebuah ketetapan Allah,"katanya.
Kalimat yang sedikit namun seperti ketukan palu dalam sidang hidup naima..

Laki2 itu begitu kuat, jauh lebih kuat darinya..

Bandung hujan lagi,,
tak mampu kaki  Naima melangkah melepas genggaman tangannya,,
Namun si lelaki membuat keputusasaan di hati naima,,
Sebuah kalimat yang tak bisa ia tolak,,

Allah,,
Ya Allah,,
Naima sadar Allah adalah pengarang terhebat,,
Namun naima alpha,, egonya mmbuat ia melupakan skenario ini,,
Justru lelaki ini begitu pandai menyingkap kebodohan naima..
Lelaki ini membuat ia sadar,,
Tujuan hidupnya adalah akhirat,, apapun yg tjd adalah semua ketentuan Allah..
Kamu itu jauh lebih indah dari apa yang kamu bayangkan,,
"Aku menyukai pantai,, namun aku tak bisa berenang,,,,
Aku mencintaimu,, namun aku tak mampu memilikimu,,,"


Sekali lagi,, hujan terus menerus membasahi bandung sore itu,,
Naima melangkah n melepas tangan kekasih hatinya dengan hati yang hancur..
Dengan airmata yang tak hentinya mengalir,,
Langkahny makin rapuh menuju pesawat,
Tak dipedulikan lagi orang2 di sekitarnya,
Ia memandang langit bandung untuk terakhir kalinya,,
Tak akan bisa ia menolak takdir ini,,
Menangis dan terus menangis...

Hujan menghilang,,
Bandung juga menghilang diantara awan2 yang beriring,,
Tak mungkin lagi dia dapati lelakinya itu,,
Naima harus tahu diri untuk pamit dari hidup si kekasih hati,,
Airmata naima makin deras mengalir,,

Hingga satu jam penerbangan ia habiskan dengan hujan,, hujan airmata...
Ia mulai sadar, dan mencoba menenangkan hatinya dengan bertayamum di pesawat,,
Ia alirkan iringan2 zikir diseluruh bagian hati dan tubuhnya,,
Namun airmata tetap mengalir,
Bahkan ketika ia melantunkan ayat2 cinta Allah,,
Airmata nya tak berhenti mengalir,,
Dan waktu berlalu,, airmatany terasa kering,,
Namun tak menghentikannya mengalunkan kalimat nan indah dari RabbNya.. Alqur'an ya karreem...

Naima terdiam dalam hati lagi,,
"Allahu Rabb,, engkau tahu hati ini penuh luka,
Aku tahu semua juga tak lebih karena aku tak mampu memanagemen hati,,
Aku lupa tujuan ku hidup,,
Aku merindukan pertemuan denganMu,,
Pertemuan dimana Kau akan menatapku bukan dengan membenciku,, Aku ingin Engkau rangkul ke JannahMu yang indah..


Aku lupa,,
Jika takdirMu demikian,,
Aku harus lebih sadar niatku,,
Surgaku harus aku raih dengan menjadi istri yang solehah,,
Lelaki pilihanMu adalah surgaku,,
Lewat dia surgaku terbuka,,
Lewat anak2 darinya surgaku mulia,,
Karena menjadi ibu dari ank2 yang mulia adalah surga yang Engkau juga janjikan..


Bantu aku ya Rabb,, mudahkan langkahku..
Meskipun lelaki impianku tak mampu ku miliki,
Jadikan aku kuat seperti dia yang ikhlas dengan takdirMu,,

Aamiin Allahumma Aamiin,,,"


Naima menatap langit sore itu dengan penuh harap, ia bisa berubah lebih baik lagi,,
Jauh dari ego dan manja yang tak berguna,,
Sehingga ia kehilangan lelakinya..

"Kau terindah yang pernah ku cintai,
  Tapi tak bisa,, aku miliki...
  Kau terbaik yang pernah ku kagumi,,
  Meski tak bisa aku milikiiii,,,"
"Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan, semua takkan mampu mengubahku, hanyalah kau yang ada di relungku,, hanyalah dirimu mampu membuat ku jatuh dan mencinta,, kau bukan hanya sekedar indah,, kau tak akan terganti,," terdengar lirih di samudera awan.. nyanyian rindu untuknya kekasih hati..
Category: 0 komentar

Surat Cinta Naima

Malam itu Naima menghempaskan tubuhnya ke tempat tidurnya,,
Mungkin ini adalah malam yang panjang baginya..
Bibirnya keluh menahan airmata yang seharian berteriak ingin keluar.

Dipeluknya boneka teddy bear kesayangannya, dan tumpahlah airmata bak air bah.
Mungkin tak ada yang tahu betapa pandainya ia menyimpan keluh hatinya seharian..
Naima bangkit dan diraihnya telepon genggam di tasnya.



Sketsa wajahnya saat bersama seseorang disampingnya membuat semua rasa mencuat.
'Apa yang kini dalam benakku, bagaimana mungkin menginginkan tapi tak termiliki. Begitu sakitnya hingga ingin rasanya bangun dan berlari ke arahnya, Bagaimana kini aku harusnya? Bagaimana semestinya?' umpatnya dalam hati. 

Sekelebat bayang saat bersama makin menghantui hidupnya.
Hari-hari itu terlalu indah namun sakit untuk diingat dengan ending yang demikian.
Sejak perpisahan kala itu, Naima tak pernah tampak dengan si dia yang kian lama menghilang dengan bayangnya. Naima menjalani hari-hari dengan rasa sakit yang tak mampu ia ungkapkan.
Bagaimanapun ia tak ingin terus-terusan mengutuk keputusannya. Karena segala sesuatu yang terjadi tak pernah tanpa sepengetahuanNya.
Tapi tetap saja sakit,, Sakit rasanya....
'Aku masih mencintainya,'bisik Naima pada boneka besar yang kini dipeluknya erat.
.
 *********

Malam kian larut,
Hanya terdengar dentang jam dinding kupu-kupu menghiasi alunan kesedihan Naima malam itu.
Ya, Naima sangat menyukai kupu-kupu. 
Bahkan ia akan sangat antusias dengan hal-hal yang berkaitan dengan kupu- kupu.
Hingga suatu hari kupu-kupulah yang membuat ia sadar betapa berarti nya 'dia'.

Naima tak berhenti menangis meskipun ia sadar matanya benar-benar bengkak. 
Entah bagaimana besok ia beralasan dengan keluarganya yang kini tengah berbahagia untuknya.

'Naima rindu kamu,,' ucapnya sambil beranjak ke meja kerjanya.
Diambilnya secarik kertas putih di lacinya.
Kini ia harus mengatakan padanya, ia harus atau setidaknya membuang isi hatinya kini.

Waktu kian teasa sunyi,, 
Naima hanyut dalam rangkaian kata demi kata. Rasa yang ia tuang dalam bentuk tulisan.
Hingga akhirnya ia akhiri tulisan itu dengan ucapan perpisahan.
Mungkin ini yang terbaik bagi semua.


*********************************************************************************


Teruntukmu,, 
Untukmu yang tak pernah bisa ku hapus Dalam Memoriku,
Untukmu yang tak akan mampu ku tatap matamu, 

Sungguh aneh,
Ada yang menggumpal,,, 
Perasaan menunggu serta rindu yang menggelayut setiap malam..
Hanya mendengar derap langkah mu dikejauhan 
Tapi aku sadar posisiku, 
Seperti meratap tapi tak berani berteriak....

Taukah kau,,
Suatu malam aku memandangmu dalam mimpi..
Kau penuh dengan luka kebohongan, 
Setiap kesedihan yang kau rasa, kau lumuri dengan tawa.
Aku memarahimu waktu itu, 
aku berteriak di depanmu. Memakimu yang berbohong pada diri sendiri.
Lalu kau meraihku dan menangis sejadi-jadinya.

Aku ingin pergi, karena hatiku begitu rapuh saat airmatamu mengalir dihadapanku,
Tapi kakiku terpaku, aku tak mampu meninggalkanmu malam itu.

Hingga aku terbangun dari mimpi,
Ternyata airmataku masih tersisa....

Adakah kau begitu? 
Adakah kau menderita disana,,
Bagaimana nanti ketika kabar lain kau dengar,, lukamu akan makin jadikah?
Aku benar-benar takkan sanggup membuat lukamu makin parah..

Sayang itu masih milikmu, 
Dulu,, kau tak pernah merasa kehilangan hidupmu saat bersamaku,
Karena bagimu, aku lah hidupmu...
Kita berbagi hidup dan rasanya semua indah..

Tapi kini,, 
Kita kembali kepada jalan takdir yang berbeda,,
Aku telah berpetualang dalam semesta cintamu,
Terima kasih telah mempersilahkan aku singgah dan mengenal duniamu.
Terima kasih kekasih hatiku, 
Tak pernah berhenti aku berdoa untukmu, untuk kebahgiaan mu,,

Suatu hari ketika kau membaca surat ini,
Aku kirimkan lewat rangkaian kata-kataku berjuta permohonan maaf akan kebodohan cintaku,,
Aku terbangkan kupu-kupu cantik yang siang itu kita lihat bersama untuk memberi jalan kebahagiaan untukmu,,

Kupu-kupuku,,
Bahagiakan dia,, Dia tak boleh bersedih lagi,,
Lantunkan di telinganya ayat-ayat Al-qur'an yang slalu kau lantunkan kala kau lara.
Dan jangan kalian pergi hingga sosok wanita terindah itu hadir membahagiakannya...

Kupu-kupuku,,
Juga kau katakan pada lubuk hatiku untuk memaafkan masa lalu,
Membuat seseorang lain bahagia menjadikanku miliknya,,
Bisikkan padaku,, 
"Semua Karena Allah mencintaiMu, Allah tahu yang terbaik untukmu."

Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, ubun-ubunku (nasib-ku) ada di tangan-Mu, telah lalu hukum-Mu atasku, adil ketetapan-Mu atasku, aku mohon kepada-Mu dengan perantara semua nama milik-Mu yang Engkau namakan sendiri, atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan seseorang dari hamba-Mu, atau Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib disisi-Mu. Jadikanlah Al Qur’an sebagai penawar hatiku, cahaya dalam dadaku, penghapus dukaku dan pengusir keluh kesahku. (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Al Bani)

Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku. - See more at: http://jilbab.or.id/archives/1028-doa-nabi-di-kala-galau-resah-perasaan-sedih-melanda/#sthash.CUK1jcxb.dpuf
Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku. - See more at: http://jilbab.or.id/archives/1028-doa-nabi-di-kala-galau-resah-perasaan-sedih-melanda/#sthash.CUK1jcxb.dpuf
Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku. - See more at: http://jilbab.or.id/archives/1028-doa-nabi-di-kala-galau-resah-perasaan-sedih-melanda/#sthash.CUK1jcxb.dpuf
Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku. - See more at: http://jilbab.or.id/archives/1028-doa-nabi-di-kala-galau-resah-perasaan-sedih-melanda/#sthash.CUK1jcxb.dpuf

"Selamat Malam My Dear,,"

Yang Selalu Mendoakanmu,
Naima



********************************* THE END ************************************
******************************************************************************* 

Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku. - See more at: http://jilbab.or.id/archives/1028-doa-nabi-di-kala-galau-resah-perasaan-sedih-melanda/#sthash.CUK1jcxb.dpuf



Category: 0 komentar