Karena kamu bukan Edward-ku...




AKU merasa bagai terperangkap dalam mimpi buruk mengerikan. Dalam mimpi itu kau harus berlari, berlari terus sampai paru-parumu pecah, tapi kau tak sanggup memacu tubuhmu untuk bergerak cukup cepat. Kakiku rasanya makin lama makin lambat sementara aku berjuang menembus kerumunan orang yang tidak memiliki perasaan, tapi jarum di menara jam tak juga melambat. Tak peduli dan tanpa belas kasihan, jarum jam itu terus bergerak menuju akhir—akhir segalanya.
Tapi ini bukan mimpi, dan, tidak seperti mimpi buruk, aku tidak berlari menyelamatkan nyawaku; aku berlari untuk menyelamatkan sesuatu yang jauh lebih berharga. Hidupku nyaris tak ada artinya bagiku hari ini.
Melihat Edward bersandar tanpa bergerak bagaikan patung marmer dewa berhala keindahan yang telah lama dilupakan orang. Ia bahkan lebih tampan daripada dalam mimpiku. Dan ia di sana menungguku, seperti biasa setiap hari.

Dia pernah berkata banyak hal yang untaian katanya bagaikan susunan mutiara yang menggoda, mari kita simak  :  

“I don't have the strength to stay away from you anymore” 

Baginya tak kan ada yang mampu merubah cintanya meskipun terluka, walaupun dia harus menguasai rasa haus nya. Bahkan ia tak memiliki kekuatan untuk meninggalkan seseorang ia sayang..
Pernah Edward melakukan hal yang sama sekali tak ingin ia lakukan, yaitu melepaskan Bella...
Mungkin baginya ini adalah hal bodoh yang ia lakukan. Penyesalan yang hampir saja merenggut seseorang yang ia sayang.. Hingga akhirnya ia mengaku kepada Bella:

"But I never imagined it would be so easy to do! I thought it would be next to impossible that you would be so sure of the truth that I would have to lie through my teeth for hours to even plant the seed of doubt in your head. I lied, and I'm so sorry sorry because I hurt you, sorry because it was a worthless effort. Sorry that I couldn't protect you from what I an. I lied to save you, and it didn't work. I'm sorry.
"But how could you believe me? After all the thousand times I've told you I love you, how could you let one word break your faith in me?"


"I could see it in your eyes, that you honestly believed that I didn't want you anymore. The most absurd, ridiculous concept as if there were anu way that I could exist without needing you!""Really, what were you thinking!"


"You're impossible," he said, and he laughed once a hard laugh, frustrated. "How can I put this so that you'll believe me? You're not asleep, and you're not dead. I'm here, and I love you. I have always loved you, and I will always love you. I was thinking of you, seeing your face in my mind, every second that I was away. When I told you that I didn't want you, it was the very blackest kind of blasphemy."

Hmmm,,, so sweet bukan? Betapa keras ia meyakinkan kepada bella betapa sangat cintanya ia pada Bella.. Tanpa syarat dan tak kan terganti walau terhalang jarak...
Bagaimana lagi aku mengungkapkan gambaran kasih sayang edward dalam imajinasi stephenie meyer.. 

Edward Cullen,,,
Tangannya membelai pipiku lembut. Sepertinya ia tidak sadar aku berusaha memaksanya kembali.
"Saat ia melakukan itu, detik itu juga aku merasa damai. Utuh. Aku bisa merasakan jantungku berpacu kencang di dadaku, darah mendesir panas dan cepat mengisi pembuluh darahku lagi. Paru-paruku dipenuhi aroma harum yang menguar dari kulitnya. Seakan-akan tak pernah ada lubang di dadaku. Aku sempurna – bukan sembuh, karena seolah-olah memang tak pernah ada luka di sana," ungkap Bella

Dia selalui melindungi Bella,,,
Edward memang benar-benar mengkhawatirkannya. Ini bukan pertama kalinya ia agak berlebihan dalam usahanya melindungi Bella.
Hummm,,,,, 

Aku pernah berfikir akankah ada seseorang yang seperti Edwardku..
Mencintai tanpa syarat, tanpa jeda dan tanpa pengganti....
Namun ketika kembali ku rasakan,,, 
Aku tidaklah berada dalam imaji nya Stephenie Meyer,, tidak ada Edward di duniaku.
Meskipun mungkin pernah aku merasakan ada Namun ternyata Semu..
Karena kamu bukanlah Edwardku....









Category: 0 komentar

Coretan-coretan Iseng

Lagi pengen banget buat mengekspresikan beberapa lagu yang jleb di hati..
Dari yang bisa jadiin motivasi bahkan menjadi sebuah impian dan doa yang selalu aku panjatkan dalam sujud terakhirku.... Dan ini lah lagu-lagu yang paling aku suka:


1.  Wanita Solehah - The Fikr



















Perhiasan yang paling indah


bagi seorang abdi Allah

Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia




Perhiasan yang paling indah


bagi seorang abdi Allah

Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia




Aurat ditutup demi kehormatan

Kitab Al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Walau berjualan di rumah saja



Karena iman dan juga Islam

Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan



Di dalam kehidupan ini 

dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan



Aurat ditutup demi kehormatan

Kitab al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan



Karena iman dan juga Islam

Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan



Di dalam kehidupan ini 

dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan



Wanita sholehah....


Bait demi bait yang lembut begitu mudah mengalir ke hati pendengar. Bagai aliran darah yang meresap di setiap pembuluh darah.. Motivasi yang the fikr tuangkan dalam lantunan syair lagu ini membuat pendengarnya seolah membayangkan makna wanita solehah yg kini kian memudar di antara kaum kami, ya terutama aku...

Niat dalam menutup aurat kadang ternodai hanya untuk menampilkan kecantikan diri atau sekadar topeng kepalsuan.. Semoga hati2 ini kembali ke fitrah nya.. Meluruskan niat n menjaga arti Jilbab yang kini bukan hanya terpatri menutup rambut tapi juga menjaga hati ini..,.

Bayangan Wanita solehah yg menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya pun mengingatkan kembali aku bahwa dalam waktu apapun ayat2 cintaNya mampu mengisi relung hati yang terselimuti hijab...

Suami yang menjadi seseorang yang kelak ia patuhi..
Ridho suami menjadi penguat langkahnya.. 

hmmm...
Ya Allah,, semoga aku pun bisa seperti tiap bait2 lagu ini..
Hati n aurat terhijab,,, Alquran selalu menghias langkah,, memiliki kemuliaan nan indah n kuat seperti mawar.. dan kelak Menjadi istri yang taat dengan suamiku.. 
Yahhh, suamiku.. Bahkan menyebutnya saja hatiku berbunga-bunga seperti ini ya...
Dan ku yakin pun kau disana juga tengah mencariku..

Aku menunggumu imamku,, 
Aku siap menjadi rumah tempatmu berteduh 
Aku siap menjadi madrasatul ula bagi mujahid mujahidah kecil kita nanti...
Ingin ku katakan padamu... 
Aku mencintaiMu Karena Allah...

2. Inteam - Kasih Kekasih



















Tak Perlu Aku Ragui 
Sucinya Cinta Yang Kau Beri 
Kita Saling Kasih Mengasihi 
Dengan Setulus Hati 



Ayah Ibu Merestui 

Menyarung Cincin Di Jari 
Dengan Rahmat Dari Ilahi 
Cinta Kita Pun Bersemi 




Sebelum Diijabkabulkan 

Syariat Tetap Membataskan 
Pelajari Ilmu Rumahtangga 
Agar Kita Lebih Bersedia 
Menuju Hari Yang Bahgia 




Kau Tahu Ku Merinduimu 

Ku Tahu Kau Menyintaiku...Oh...Kasih 
Bersabarlah Sayang 
Saat Indah Kan Menjelma Jua 
Kita Akan Disatukan 
Dengan Ikatan Pernikahan...Oh..Kasih 



Di Sana Kita Bina 

Tugu Cinta Mahligai Bahagia 
Semoga Cinta Kita 
Di Dalam Redha Ilahi 
Berdoalah Selalu 

Moga Jodoh Berpanjangan



Kalo lagu ini, memang sejak smk aku jleb banget dengernya. Kalo aku pribadi setelah denger lagu ini. Ini kayak ucapan dari jodohku..

Jadi dia (si jodohku) itu berbisik dalam lantunan lagu ini. Dia bilang 
"Sayang, yang sabar ya disana.. Aku janji gk akan lama aku bakal jemput kamu.. Aku akan memintamu pada ayah dan ibumu.. Seraya aku berjanji pada mereka dan pada diriku sendiri bahwa kini kamu sudah berada di tangan yang tepat. 
Dan sebelum ijab kabul itu aku ucapkan di hadapan ayahmu,, ku harap kau dan aku membatasi diri dengan tetap menjaga syariat agama... Sambil kita memantaskan diri untuk bersama."

hihihi.... 
Tiap kali ak down banget apalagi dengan tuntutan keluarga buat married, atau ngeliat temen2 yang udah pada punya baby.. Ya aku tinggal dengerin lagu ini dan mejemin mata sambil inget bahwa dia disana memintaku untuk bersabar... 


3. Ku Pinang Engkau dengan Alquran - Gradasi


Kupinang engkau dengan Al Quran
Kokoh suci ikatan cinta
Kutambatkan penuh marhamah
Arungi bersama samudra dunia



Reff :

Jika terhempas di lautan duka
Tegar dan sabarlah tawakal pada-Nya
Jika berlayar di sukacita
Ingatlah tuk selalu syukur padaNya




Bridge :

Hadapi gelombang ujian
Sabarlah tegal tawakal
Arungi samudra kehidupan

Ingatlah syukur pada-Nya

Kalo lagu ini sebenernya juga suka.. Gimana gk suka coba.. 
Kalo kamu di pinang dengan Alquran,,, di pinang berlandaskan Alquran.
lebih dari sekedar cinta,,, hakikatnya cinta..
iya,, Ayat2 cinta Allah jauh lebih suci...
Memulai perjalanan suci ikatan rumah tangga dengan sesuatu yang suci...
Dan menghiasi tiap perjalanannya dengan ini.. 

Subhanallah kan,, 


4. Bidadari Surga - The Fikr

Kau bunga ditamanku
Mekar dan kian mewangi
Menghiasi diriku
Dimanapun ku berada
Dilubuk hati ini
Engkau bidadari surgaku



Kepergianku dalam berjuang

Kau antar dengan doa dan senyuman
Kemuliaanmu yang penuh ketulusan
Pantaslah bila kuhargai dirimu
Sebagai bidadari syurgaku




Dirimu adalah ....

Anugerah tuhan untukku
Yang pasti kan kusyukuri
Dan selalu kan kujaga




Anak-anak menjadi penghibur hati

Penentram jiwa
Membuatku rindu untuk berkumpul
Di syurga nanti




Semoga Alloh kan mengabulkan

Kerinduan ini
Sehingga kita berkumpul bahagia
Selamanya ...


Nah klo ini lagu yang impikan nantinya..
Menjadi bidadari surga seorang suami,, 
pelipur lara dan menjadi rumah tempatnya berteduh..

Bahkan waktu kuliah,, 
aku udah membayangkan kelak menjadi istri seperti ibunda Khadijah yang aku kagumi,, menjadi seperti ibuku dirumah..
bahkan aku tidak memiliki impian seperti wanita kebanyakan yang udah menempuh study yang tinggi sehingga ingin berkarir yang tinggi juga..
Aku juga pengen kuliah bahkan sampai s2..
Tapi ini bukan karena aku ingin memperoleh karir yang lebih mantap,,

Impianku cuma satu dari kecil....
Aku ingiin menjadi ibu rumah tangga,,

Bangun tahajud bareng suami,, ngaji bareng sambil nunggu subuh berjamaah di kamar... 
dia mandi dan aku menyiapkan semua perlengkapan kantornya, menyiapkan sarapan dan bekal makan siangnya. Menatapnya yang begitu menikmati masakanku.. Mengantarnya dengan penuh doa agar ia selalu terjaga dimanapun dan kapanpun,, memberikan segenap senyuman yang menenangkan hatinya, membuatnya yakin untuk meninggalkanku dirumah... Dikecup dikeningku seakan ia berkata bahwa dia akan kembali.
Dan ketika ia pulang. Aku menjemputnya dengan penuh kemesraan, seakan lama tak bertemu.. Menyiapkan teh hangat dan menyiapkan perlengkapan mandi nya. Dan menunggunya di meja makan untuk makan malam bersama sambil mendengar cerita nya hari itu. Serta menutup hari itu dengan melanjutkan tilawah, saling menyimak. 

Subhanallah,, Indahnya sebuah pernikahan yang dibungkus ridhoMu Rabbku.
Menjadikan shalat, Alquran dan sunnah RasulMu dengan baik.. Semoga kelak kita,, aku dan kamu (jodohku) bisa melakukan itu ya sayang,, 

Dengan melakukan itu, aku udah merasa seperti bidadari surganya. 
Meskipun kata orang itu akan terasa jenuh dirumah..
Tapi aku bakal menikmati nya dengan mencoba aneka resep masakan yang membuat suamiku bahagia. dan tentunya sebagai janjiku kepada ibu dari suamiku bahwa anaknya akan mendapat yang terbaik dariku. Anaknya akan rawat seperti nya yang selalu menjaga nya selama ini... 

aamiin Ya Rabbal 'alamin.... ^^



Category: 0 komentar

Dikatakan Atau Tidak Dikatakan "Ini Tetap Cinta"



Aku mencintai sunset,
menatap kaki langit, ombak berdebur.
Tapi aku tidak akan pernah membawa matahari ke rumah.
Kalaupun itu bisa dilakukan, tetap tidak akan kulakukan.

Aku menyukai bulan,
entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana.
Tapi aku tidak akan memasukannnya ke dalam ransel.
Kalaupun itu mudah dilakukan, tetap tidak akan kulakukan.

Aku menyayangi serumpun mawar,
berbunga warna-warni, mekar semerbak.
Tapi aku tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar.
Tentu bisa dilakukan, apa susahnya, namun tidak akan pernah kulakukan.

Aku mengasihi kunang-kunang,
terbang mendesing, kerlap-kerlip, di atas rerumputan gelap.
Tapi aku tidak akan menangkapnya, dibotolkan, menjadi penghias di meja makan.
Tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap, namun tidak akan pernah kulakukan.

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini.
Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki.

Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang di dunia ini.
Yang jika memang demikian, tidak harus dibawa pulang.

Egois sekali, kawan, jika tetap kaulakukan.
Lihatlah, tiada lagi sunset tanpa matahari
Tiada lagi indah langit tanpa purnama
Juga taman tanpa mawar merekah
Ataupun temaram malam tanpa kunang-kunang.

Ada banyak sekali cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati.

Selalu begitu, hingga akhir nanti.

hmmm.....

Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya

Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang sesenti pun perasaan tersebut.

Justru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh,
Perasaan itu tiba-tiba bermetaforsis menjadi egoisme
dan sebatas keinginan yang tidak terkendali saja.

Bersabar dan diam lebih baik.
Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya.
Jika tidak, akan digantikan dengan orang yang lebih baik.
Category: 0 komentar