Sebuah kutipan kado dari saudari-ku. Kado sederhana, berupa kalimat doa yang benar-benar tulus, mudah-mudahan ini menjadi sebuah kebaikan untukku. (٥ ˘з˘)~__ː̗̀/
Ya Rabbana, berilah segala kebaikan dan yang terbaik dalam hidup.
Berikan kemudahan dalam setiap aktivitasnya, Karuniakan kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan.
perkenankan apa yang ia cita-citakan.
Tetapkan kesabaran bila menghadapi ujian, kelapangan dalam
kesempitan, kemudahan dalam kesulitan, dan jalan keluar untuk setiap
permasalahan.
Ya Muhaimin,
Lindungilah ia, jauhkan hal-hal buruk darinya.
Bimbinglah ia selalu, agar senantiasa berada di jalan yang lurus, dan istiqamahkan dalam kebenaran.
Ridhailah ia, berkahi setiap langkahnya, dan jauhkan dari maksiat kepadaMu.
Ampuni dosa-dosanya, dan lindungi dari lupa bersyukur kepadaMu.
Sehingga pada bertambahnya usia, semoga makin bertambah pula derajat ketakwaanya.
Aamiin, Allahumma aamiin.
Ya Rabb, Tiada Tuhan Selain Engkau.
Yang Maha Mengetahui hajat hambaNya, Engkaulah sebaik-baik pelindung, dan sebaik-baik penolong.
Kabulkanlah doa ini Ya Dzaljalali wal Ikram.
Dan karunikanlah kebaikan yang sama bagi kami yang mendoakannya.
Aamiin Yaa Rabbal ‘alamin..
Dengan segala puji dan syukur kepadaMu Rabbku,,
Bahkan air laut sebagai tinta menulis kalimat syukurku takkan mampu menulis semua kemuliaanMu.
Jutaan ungkapan dan setiap tetes airmataku takkan mampu juga membalas terima kasihku kepada kalian kedua orang tuaku.. p(´⌒`q)
Terima kasih untuk semuanya,,
Terima kasih untuk kesempatan menjadi gadis kalian,,
Terima kasih untuk semua tetes keringat saat merawatku yang begitu rewel dari kecil bahkan hingga kini.
Terima kasih untuk semua doa yang selalu kalian selipkan dalam setiap sujud panjang kalian.
Entah begitu banyak yang ingin aku ucapkan,,
Ya Allah,, Limpahkan jutaan cintaMu,, curahkan kesehatan, keselamatan dunia dan akhirat untuk mereka.
Ampuni semua dosa mereka terkhusus karena kami anak2nya yang terlalu sering melukai hati mereka. Atau karena kelalaian kami mengakibatkan mereka ikut terlibat akan dosa kami.
Aamiin Yaa Rabbal ‘alamin..
Seperempat Abad,,, (>□<)
Kalau kata ayah ini udah usia yang warning..
Sudah usia segitu, prestasi apa yang udah aku lakuin?
Ibadah apa yang aku bisa banggakan kelak saat bertemu Rabbku??
Jujur sempat sedih saat ingat itu,, (p_q)
Semoga sisa usia ini menjadi usia yang bermanfaat bukan hanya untukku tapi juga untuk orang lain.
Dulu saat SMP, aku pernah bermimpi ngadain milad d panti asuhan.
Doa bersama, makan bareng.
Tapi tradisi dirumah kalo hari milad, malam nya ayah ngajak doa bersama setelah shalat Maghrib.
Berhubung sekarang di kota orang,
Alhasil aku kepikiran buat ngadain impian yang lama tersimpan..
Kebetulan yang sangat pas,, Milad aku tahun ini bertepatan dengan Bulan suci Ramadhan.. o(≧▽≦)o♪
Jadi kepikiran buat buka bersama di Panti asuhan di Medan..
Alhamdulillah terlaksana dengan lancar,,
Terima kasih buat Mb widya, Rini dan Indra yang udah banyak bantu,,
dari nemenin beli kue, beli souvenir alat tulis dan beli nasi kotak,,
Jazakallah Khairon Katsiron (*^o^)/\(^-^*)
![]() |
| Panti Asuhan Bani Adam |
Jujur walaupun begitu berkesan milad ni,,
masih ada saja yang mengganjal di hati,,
Rasa nya perih namun ntahlah kenapa,,,
Dan Allah sebaik2 pengobat Hati. Yang paling tahu rasa sakitnya.. (╥﹏╥)
Alhamdulillah,, tanggal itu ditutup dengan rasa ngantuk yang luar biasanya.
Terima kasih buat semua doa dan ucapan dari semua teman..
Doa yang sama untuk kalian,
Aamiin Ya Robbal 'alamin...
Besok nya,
Udah lemes aja karena panasnya Medan yang luar biasa..
Mungkin karena Gunung Sinabung lagi kontraksi,
Jadinya seMedan raya berasa kayak oven semua...
Udah lemes banget sampe bisa tidur di kursi ( Sebenernya aku ngga bisa di kursi,, mungkin saking capeknya,,, hihihihi... ). Terus sebelum Dzuhur dapet surprised party dari Rini, Bertha, mb deli dan mb wid..
Hahahaha,, walaupun aku udah bisa nebak...
Tapi Syukran ya beb,,,
Kado 'n kue nya sangat spesial,,




0 komentar:
Posting Komentar